- Jika chip-mu di bawah 20 big blind (20BB), kamu short stack.
- Dengan short stack, all-in atau fold lebih sederhana dan efektif daripada call kecil sambil menunggu.
- Jika menunggu sampai di bawah 10BB, all-in-mu tidak lagi menekan karena lawan mudah call.
Karena blind terus naik, hampir semua pemain pernah menjadi short stack. Pada saat itu, chip tidak cukup untuk bermain setelah flop. Kuncinya adalah lebih sering mengambil blind dengan all-in sebelum flop.
All-in duluan berbeda dengan call all-in orang lain. All-in duluan bisa menang ketika lawan fold, sedangkan saat call kamu hanya menang lewat kartu, jadi butuh tangan lebih kuat.
Dari posisi akhir (CO, button, SB) setelah beberapa pemain fold, kamu bisa all-in dengan range lebih lebar.
Semakin pendek stack-mu, semakin penting siapa yang all-in lebih dulu. Jika kamu all-in duluan, lawan bisa fold sehingga kamu menang tanpa showdown, atau kamu menang dengan kartumu jika di-call. Jika kamu call all-in lawan, kamu hanya bisa menang lewat adu kartu.
Semakin sedikit pemain di belakangmu, semakin lebar kamu all-in. Dari button atau small blind hanya ada satu-dua pemain yang bisa melawan, jadi tangan lemah pun bisa all-in. Dari UTG, lebih sempit.
Jika ada ante, mengambil blind + ante saja sudah menambah stack banyak. Dengan 10BB, 2,5BB yang didapat sekali adalah 25% stack-mu.
| Stack | Aksi dasar |
|---|---|
| 25BB ke atas | Raise biasa, bermain setelah flop |
| 15–25BB | Raise, atau 3-bet all-in atas raise lawan |
| 10–15BB | Masuk pertama: utamakan all-in atau fold |
| Di bawah 10BB | All-in atau fold, sangat lebar dari posisi belakang |
Stack-mu 9BB, semua fold sampai kamu di button dengan K♦ 8♣. Tinggal dua blind. Mereka sering fold, dan jika di-call kamu masih bisa bertarung dengan K tinggi — all-in.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menunggu "sampai tangan bagus datang". Selama menunggu, chip habis oleh blind dan ante, sampai ukurannya terlalu kecil untuk membuat lawan fold saat all-in.
- Limp atau raise kecil dengan short stack. Raise 2,5BB dengan 10BB lalu di-raise lagi, kamu tetap harus call. Lebih baik all-in sejak awal.
- All-in dengan range lebar padahal di belakangmu masih ada stack besar yang bisa call. Semakin banyak stack besar tersisa di belakang, semakin sempit range-mu.
Stack-mu 14BB, CO open 2,2BB, dan kamu di button dengan A♦ J♣. Jika call, sisa chip setelah flop jadi serba tanggung; jika raise, ujungnya tetap all-in. Jadi langsung all-in (3-bet all-in). Jika lawan fold, kamu mengambil blind, ante, dan raise lawan di pot; jika di-call pun, AJ unggul atas banyak tangan dalam range open CO.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mulai berapa BB disebut short stack?
Umumnya di bawah 20BB, dan di bawah 10BB pilihannya tinggal all-in atau fold.
Apakah range all-in harus dihafal?
Tidak perlu tabel pasti. Cukup pegang "semakin sedikit pemain tersisa di belakang dan semakin kecil stack, semakin lebar", dan sebagian besar keputusan akan benar.
Kalah setelah all-in di-call, apakah itu kesalahan?
Tidak. Jika all-in adalah keputusan yang benar, itu permainan yang baik apa pun hasilnya. Nilai keputusannya, bukan hasilnya.